HUT ke-470, Kecamatan Tawaeli dicanangkan sebagai daerah agro wisata Kota Palu

Wali Kota Palu, Drs Hidayat M.Si mengucapkan selamat HUT Tawaeli ke 470 tahun.“Selamat HUT Kecamatan Tawaeli ke 470 tahun.

Insya Allah, perayaan ini membawa berkah bagi Kecamatan Tawaeli. Semoga masyarakatnya juga makin sejahtera,”katanya.

Hal ini disampaikan walikota palu saat menghadiri acara peringatan HUT Tawaeli ke 470 tahun di Lapangan Lumbuna Tawaeli pada Minggu malam 2-8-2020.

Dalam kesempatan tersebut, walikota palu juga mencanangkan Kecamatan Tawaeli sebagai daerah agro wisata yang akan menjadi pusat pertanian di Kota Palu.

“Saya bersama semua jajaran Pemerintah Kota Palu, sudah sepakat bahwa Kecamatan Tawaeli dan Palu Utara akan kita jadikan daerah agro wisata. Kita sudah turun menginventarisir lahan – lahan yang tidur. Insya Allah tahun 2021, akan menjadi perhatian kita,”katanya.

Dikatakan, untuk mewujudkan Tawaeli menjadi daerah agro wisata, menjadi tanggungjawab semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkot Palu utamanya kepala OPD asal Tawaeli.

“Ane le mevali (kalau ini tidak terwujud) agro visata di Kecamatan Tawaeli, berarti ada yang salah dari mereka yang saya angkat. Tolong ini diwujudkan. Kalau tidak salah, lahannya sudah 400 hektar,” kata Hidayat dengan bahasa kaili yang bercampur juga bahasa Indonesia.

Pemkot Palu katanya sudah melakukan inventarisir lahan dan para pemilik tanah juga sudah siap. Tim dari tara ruang juga sudah turun mengambil titik koordinat mengukur lahan – lahan itu.

“Saya berharap, masyarakat Tawaeli membantu mewujudkan ini. Jangan terlambat, karena tahun 2024 atau 2025, pak Jokowi akan serius memindahkan ibu kota Negara ke Kalimantan Timur. Kalau kita mulai 2021, maka 2024 sudah berbuah apa yang ditanam,” ajak orang nomor satu di Kota Palu itu.

Bahkan Kepala Bappeda Kota Palu sudah diperintahkan untuk serius memperhatikan Agro Wisata di Tawaeli. Kepala Dinas PU juga kini tengah merancang dari mana sumber air bisa diambil. Bahkan jika perlu, jalan akan dibuka ke lokasi – lokasi yang sudah ditetapkan sebagai tempat agro wisata.

Bahkan melalui kadis pertanian sudah diperintahkan untuk membuat proposal permintaan bibit, sehingga bibit tidak lagi dibiayai APBD Kota Palu, tapi APBN.

Menariknya, wali kota juga menginginkan agar di wilayah tawaeli atau tavaili juga dibangun perguruan tinggi atau universitas dan tentunya membutuhkan areal atau tanah dan tentunya itu bisa diharapkan ada dan menjadi perhatian pemkot dan pemprov sulteng. Sebab buktinya saja banyak pejabat di daerah ini yang berasal dari wilayah tawaeli.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Sekdaprov Sulteng, DR H Hidayat Lamakarate M.Si sekaligus menyampaikan sambutan dan ucapan selamat. Bahkan senada dengan walikota palu, sekdaprov juga setuju di wilayah tawaeli ada di bangun perguruan tinggi dan semoga kedepannya bisa segera terealiasi.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula sejumlah kepala OPD, pengurus dewan adat kota palu, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para seniman serta stakeholder lainnya.

Peliput: yusuf, dewi sukriyani staf bagian protokol dan komunikasi pimpinan pemkot palu, kabag humas dan protokol pemkot palu gunawan.

Comments

comments

Add Comment

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.