Penyerahan Sertifikat PTSL Serentak diseluruh Indonesia

Pelaksana Tugas Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said S.AP saat menghadiri sekaligus menyerahkan serifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) tahun anggaran 2020 kepada warga secara simbolis sekaligus mengikuti arahan secara virtual oleh bapak Presiden Republik Indonesia.

Acara dilaksanakan di ruang pertemuan hotel Sutan Raja di jalan abdul rahman saleh no 45 pada Senin 09-11-2020.

Sebelum menyerahkan serifikat tanah, terlebih dahulu mengikuti pengarahan Presiden RI Jokowidodo Secara Virtual. Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Rusli Dg Palabbi SH MH didampingi Kepala Kantor Wilayah Pertahanan Nasional Dr. Ir. Donijanarto Widiantono M. Eng, Sc.

Secara simbolis menyerahkan Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2020 kepada lima orang perwakilan bertempat disalah satu hotel palu, Senin 09 November 2020.

Turut hadir pada kesempatan itu, Bupati Donggala, Drs. Kasman Lasa, Pjs Bupati Sigi, Pjs. Bupati Poso, Wakil Bupati Parimo, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah serta pejabat terkait lainnya.

Penyerahan sertifikat PTSL oleh Wakil Gubernur dilaksanakan usai mengikuti penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat se-Indonesia secara virtual oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, di Istana Negara yang juga diikuti oleh Gubernur, Bupati dan Walikota serta pejabat terkait lainnya di 31 Provinsi dan 200 Kabupaten/Kota se-Indonesia

Dalam arahannya, Presiden Ri, Ir. H. Jokowidodo meminta sertifikat tanah yang diberikan agar digunakan sebaik-baiknya, dan apabila ada keinginan untuk digadaikan karena ada keperluan, diharapkan untuk dimanfaatkan guna meningkatkan kesejahteraan keluarga, dalam hal pengembangan usaha kerja.

“Sertifikat ini bisa digadaikan, kalau pun mau menggunakannya, ingat gunakan untuk kesejahteraan yang dapat meningkatkan tarap hidup. Jangan untuk konsumtif, beli kendaraan motor, mobil,” kata Presiden

Selanjutnya, Presiden juga mengatakan agar sertifikat dijaga dengan baik, jangan sampai rusak. Karena dengan adanya sertifikat, maka tanah yang dimiliki sudah mempunyai status hukum yang jelas.

“Simpan baik-baik yang ini, jangan sampai hilang. Sampai ke rumah fotocopy terdahulu,” ungkap Jokowi.

Orang nomor satu di Indonesia itu juga menargetkan pada 2025 mendatang, sertifikasi tanah rakyat di tanah air sudah harus tuntas dibagikan. Hal tersebut guna menghindari terjadinya persoalan konplik lahan karena tidak memiliki status hukum yang jelas.

Peliput: yusuf, staf bagian protokol dan komunikasi pimpinan pemkot palu, kasub humas muh rum, kabag humas dan protokol pemkot palu goenawan.

Comments

comments

Add Comment

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.