Dinas Pariwisata Kota Palu menggelar pelatihan kapasitas masyarakat pelaku usaha kepariwisataan

Dinas Pariwisata Kota Palu menggelar pelatihan kapasitas masyarakat pelaku usaha kepariwisataan di hotel grand wisata Palu, Selasa 19-11-2019.

Kegiatan ini diikuti sekitar 40 orang pemilik dan pengelola usaha Home Stay yang ada di Palu. Mereka diberikan pelatihan dan pemahaman tentang pengelola manajemen Home Stay yang baik.

Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari yakni tanggal 19-21 November 2019, dibuka walikota Palu yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Palu, H Asri SH sekaligus menyampaikan sambutan.

Pelatihan kapasitas bertema ” Peningkatan peran serta pelaku usaha kepariwisataan (Home Stay) dalam pengembangan pariwisata menuju Kota Palu, sebagai kota Destinasi 2021″.

Sekkot mengatakan, pariwisata merupakan citra penting dalam pengembangan ekonomi. Pelaku usaha Home Stay diharapkan lebih meningkatkan pelayanananya, sehingga siapa sja yang berkunjung bisa merasa nyaman. Tentu, dengan pengelolaan yang bagus.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini, dengan harapan para pelaku usaha home stay mampu meningkatkan standarosasi usaha dibidang pariwisata,” katanya.

Sebutnya, kalau hampir semua penginapan atau Home Stay di Palu tidak luput dari kerusakan. keberadaan home stay sangat mendukung ekonomi pembangunan kota. Karena keterbatasan hotel, banyak wisatawan lebih memilih penginapan atau home stay.

“Kedepan, bagaimana kita kembali membangun dan meningkatkan pelayanan pelaku usaha home stay. sehingga wisatawan bisa tertarik berkunjung lagi ke palu. Keberadaan Home Stay sangat dibutuhan untuk pengembangan pariwisata,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu, Nawab Kursaid mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan agar para pemilik serta pengelola Home Stay dapat memahami pengelolaan manajemannya sbagai penunjang industri pariwisata.
Selain itu, pelatihan juga memberikan pengetahuan, keterampilan agar mampu mengelola layanan Home Stay.

sumber: Yusuf dan novi staf humas dan protokol pemkot palu.

Comments

comments

Add Comment

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.