Tim Gabungan KTR Kembali Menggelar Penindakan Perda No 3 Tahun 2013

maretFoto-humas pemkot palu: Tim gabungan Kawasan Tanpa Rokok saat melaksanakan penindakan di sejumlah tempat salah satunya di kantor kelurahaan di wilayah kerja Pemkot Palu.

TIM GABUNGAN satgas Penertiban Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Pemerintah Kota Palu setelah beberapa kali melaksanakan sosialisasi langsung di lapangan, maka kali ini tidak lagi hanya sebatas sosialisasi namun sudah ke penindakan langsung sesuai dengan Perda no 3 tahun 2015.

Penindakan langsung melalui Tindakan Pidana Ringan (Tipiring) dapat memberikan efek jera kepada para pelanggarnya. Pelanggar KTR saat satgas melaksanakan penindakan di lapangan langsung menggiring sejumlah pelanggar KTR dengan sidang ditempat. Adapun tempat sidang di tempat dilaksanakan di halaman kantor walikota Palu Kamis (31/3) dengan menghadirkan hakim, jaksa dan polisi.

Para pelanggar KTR yang kedapatan di sejumlah tempat yang telah di tetapkan sebagai KTR yang kedepatan langsung di data identitasnya dan digiring ke langsung untuk menjalani Tipiring di halaman kantor walikota Palu. Dalam penindakan tersebut sebagaimana yang disampaikan kepala Dinkes Palu drg Hj Emma Sukmawati M Kes para pelanggar langsung di kenakan sanksi berupa pembayaran denda setelah menjalani proses persidangan di tempat.

Lebih jauh Kadinkes Kota Palu mengatakan bahwa kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis (pasal 1 angka 1 UU No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan), yang merupakan hak asasi manusia sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945.
Begitu pentingnya masalah kesehatan bagi setiap individu, sehingga Undang-Undang Dasar 1945 beserta turunannya mengaturnya sedemikian rupa demi melindungi setiap warga negaranya. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa perilaku hidup sehat menjadi hal penting yang harus ditanamkan dalam diri setiap manusia yang berdiri tegak di muka bumi ini. Sebagaimana pepatah “ di dalam diri yang sehat terdapat jiwa yang kuat”.
Salah satu hal yang urgen diatur dalam UU No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan adalah mengenai penerapan KTR. Yang dimaksudkan sebagai upaya efektif untuk melindungi seluruh masyarakat dari asap rokok orang lain, apabila seluruh ruang tertutup di dalam gedung 100% bebas asap rokok.

Tidak jarang kita lihat, masih saja ada orang yang merokok di ruangan yang tertutup, ruangan ber AC, di sekolah, perkantoran, angkutan umum dan area public lainnya, yang paparan asap rokoknya bukan hanya merugikan kesehatan diri sendiri tetapi juga kesehatan orang-orang di sekitarnya.

Kelihatannya sederhana, tetapi tidak sesederhana akibat yang ditimbulkannya karena asap rokok sangat membahayakan kesehatan terutama bagi perokok pasif. Masyarakat berhak atas udara yang sehat. Kalau berbahaya mengapa ini terus kita biarkan. “Jadi penegakan Tipiring bagi pelanggar KTR akan terus kami tindaki dan ini sudah kami programkan bersama dengan tim Satgas penertiban KTR. (tim penulis humas pemkot palu)

 

 

Comments

comments