Musrenbang Inklusif 2026, Pemkot Palu Libatkan Disabilitas dan Lansia dalam Perencanaan







PALU – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, SE.,M.A.P secara resmi membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Inklusif Kota Palu Tahun 2026, pada Rabu (04/03/2026) di Rumah Jabatan Wali Kota Palu.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Imelda menyampaikan bahwa Musrenbang inklusif telah beberapa kali dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Palu.
Hal tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah benar-benar memberikan perhatian terhadap penyandang disabilitas serta masyarakat inklusif agar terlibat langsung dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
“Dari tahun ke tahun saya yakin banyak perubahan-perubahan yang terjadi,” ungkap wakil wali kota.
Wakil wali kota meyakini bahwa keterlibatan masyarakat inklusif dalam merencanakan arah pembangunan kota akan membawa kemajuan yang semakin baik bagi Kota Palu.
“Perkembangannya semakin luar biasa, apalagi masyarakat inklusif diajak merencanakan bagaimana perkembangan kota ini ke depan,” ujar wakil wali kota.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan Kota Palu dirancang dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat.
Tidak hanya pemerintah dan pemangku kepentingan, tetapi juga kelompok lansia, penyandang disabilitas, perempuan, serta berbagai komunitas lainnya.
Dengan melibatkan banyak kelompok masyarakat, kata wakil wali kota, perencanaan pembangunan menjadi lebih lengkap.
Hal ini diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang lebih adil, merata, dan terarah bagi seluruh warga Kota Palu.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Imelda juga mengajak seluruh peserta Musrenbang inklusif untuk aktif memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Palu.
Wakil wali kota menilai forum tersebut menjadi ruang yang sangat penting untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mencari solusi konkret terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya kelompok perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas.
“Hari ini merupakan forum yang sangat luar biasa. Bapak dan Ibu bisa memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Palu untuk mencari solusi yang konkret,” tambah wakil wali kota.
Wakil Wali Kota Imelda juga mendorong agar forum tersebut tidak hanya menjadi ajang diskusi semata, tetapi benar-benar menghasilkan rekomendasi yang dapat diimplementasikan dalam kebijakan dan pembangunan di ruang-ruang publik.
Termasuk memastikan layanan publik di Kota Palu semakin ramah dan mudah diakses oleh seluruh kelompok masyarakat.
Melalui Musrenbang Inklusif Kota Palu Tahun 2026 ini, diharapkan perencanaan pembangunan yang disusun dapat semakin responsif, partisipatif, dan berpihak kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
Foto: Iwan
Rilis: Imron
Peliput dan Protokol: Iwan, Ridwan, Patris, dan Kabag Miranti Wulandari – Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palu.
Bid. PIKP – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kota Palu.