Pemerintah Kota Palu

Pemkot Palu Hadiri Peresmian Masjid Kartini Al-Husein di Sigi

PALU – Wali Kota Palu diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palu, Rahmad Mustafa, S.STP., M.Si, menghadiri peresmian Masjid Kartini Al-Husein di Desa Kalora, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi, Senin (27/7/2026).

Peresmian masjid tersebut berlangsung khidmat dan ditandai dengan pengguntingan pita secara simbolis oleh Wakil Ketua MPR RI, Akbar Supratman, yang didampingi keluarga, Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Masjid Kartini Al-Husein merupakan rumah ibadah yang dibangun atas inisiatif Idayanti Pandan Supratman, ibunda Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman, sebagai bentuk kontribusi bagi masyarakat sekaligus sarana untuk meningkatkan syiar Islam di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Akbar Supratman menyampaikan harapannya agar pembangunan Masjid Kartini Al-Husein menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi almarhum kakek dan neneknya.

“Semoga masjid ini menjadi amal jariyah yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi ladang pahala bagi almarhum kakek dan nenek kami,” ujar Akbar.

Pada kesempatan tersebut, Akbar juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, serta memperkuat semangat kebersamaan.

Ia menyinggung peristiwa yang baru-baru ini terjadi, di Bali, di mana seorang terduga pelaku pencurian ayam menjadi korban tindakan main hakim sendiri hingga meninggal dunia.

“Kita baru saja melihat sejumlah kasus, salah satunya di Bali. Ada anak yang menangisi ayahnya karena kasus pencurian, kemudian masyarakat mengambil langkah untuk menghakimi sendiri hingga meninggal dunia,” ungkap Akbar.

Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk selalu mengedepankan penyelesaian persoalan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Oleh karena itu, Akbar mengimbau masyarakat bersama aparat penegak hukum agar terus memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kerukunan, menghormati proses hukum, serta menghindari tindakan main hakim sendiri.

“Apalagi kita adalah negara hukum. Semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” harap Akbar.

Kehadiran Pemerintah Kota Palu dalam peresmian tersebut menjadi wujud dukungan terhadap pembangunan sarana keagamaan yang diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga menjadi tempat mempererat ukhuwah, membangun nilai-nilai kebersamaan, serta memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di Sulawesi Tengah.

Foto: Iwan
Rilis: Imron
Protokol: Buyung, Nana, Kasub Dewi S, dan Kabag Miranti Wulandari – Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palu.

Bid. PIKP – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kota Palu.

Kembali ke Atas