Pemkot Palu Apresiasi STIA Panca Marga Expo, Hadirkan Ruang bagi UMKM dan Kreativitas Mahasiswa
PALU – Pemerintah Kota Palu menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan akademik, ekonomi kreatif, yang digelar perguruan tinggi di daerah.
Komitmen itu disampaikan saat Walikota Palu diwakili Staf Ahli Infrastruktur dan Lingkungan Setda Kota Palu, Moh. Fahri, SE, M.Si, menghadiri pembukaan STIA Panca Marga Expo 2026 yang dirangkaikan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Acara pembukaan berlangsung di halaman Kampus STIA Panca Marga Palu, Selasa malam, 25 Agustus 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur pimpinan STIA Panca Marga Palu, dosen, mahasiswa, para disabilitas serta para tamu undangan lainnya.
Berbeda dari kegiatan kampus pada umumnya, expo yang baru pertama kali digelar tahun ini ini tidak hanya berisi seremoni keagamaan. Panitia juga menghadirkan pameran, bazar produk pelaku UMKM, pentas seni, dan talk show. Expo dijadwalkan berlangsung selama lima hari ke depan.
Dalam sambutannya, Moh. Fahri mengapresiasi inisiatif STIA Panca Marga yang memadukan unsur pendidikan, ekonomi, dan syiar Islam dalam satu kegiatan.
“Kami menyambut baik STIA Panca Marga Expo 2026 ini. Ini adalah langkah nyata kampus untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan tetapi juga penggerak ekonomi dan pelestari nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.
Ia menilai keterlibatan pelaku UMKM dalam kegiatan ini sejalan dengan program Pemkot Palu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan penciptaan lapangan kerja di Kota Palu.
Moh. Fahri berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin setiap tahun. Menurutnya, expo ini dapat menjadi ruang promosi bagi UMKM lokal, wadah kreativitas mahasiswa, sekaligus mempererat ukhuwah melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Kita ingin kegiatan ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat. UMKM naik kelas, mahasiswa dapat pengalaman berwirausaha, dan nilai-nilai Maulid menjadi penguat karakter kebangsaan,” harapnya.
Peringatan Maulid yang dikemas bersama expo ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara kampus, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun Kota Palu yang religius, kreatif, dan berdaya saing.
Pemerintah Kota Palu juga menyatakan sangat terbuka untuk terus berkolaborasi membangun inovasi melalui kegiatan-kegiatan kreatif seperti ini.
Sumber: Yusuf, Prokopim Setda Kota Palu.



